Tips Memilih Ban Motor Hujan Agar Tidak Mudah Tergelincir

Diposting pada

Ban motor merupakan salah satu spare part yang sangat penting yang perlu selalu dicek kondisinya sebelum mulai berkendara.

Kita bisa memulainya dengan cek tekanan angin lalu kondisi ban motor itu sendiri, apakah sudah retak-retak yang bisa jadi karena umur ekonomisnya sudah lewat atau sudah lama pemakaiannya.

Kita juga perlu untuk melihat jalan atau lintasan yang akan kita lalui, apakah itu terjal, kering atau basah.

Kalau seperti musim ini yaitu hujan maka ban khusus tipe basah bisa jadi solusi terbaik karena ban ini memiliki batik atau alur yang dapat memecah air dan membuat cengkeraman ban ke jalan lebih maksimal. Jangan sampai motor loe terjadi aquaplanning.

Lalu, apa itu aquaplanning?

Pengertian Aquaplaning

Yang disebut dengan aquaplaning adalah ban motor yang seperti mengambang diakibatkan karena adanya air yang ada di jalan yang cukup banyak dan ban tak bisa lagi membuangnya secara menyeluruh, dengan begini maka ban akan kehilangan daya cengkeram pada lintasan.

Makanya kita saranin pada saat musim penghujan kita pakai ban motor yang memang dibuat khusus untuk lintasan yang basah.

Artikel terkait :

Masalah Apa Saja Yang Ada Di Ban

gambar ban motor hujan terbaru

  1. Pakai Ban Yang Lebih Besar Dari Velg

    Kalau kita menggunakan ban yang ukurannya lebih besar dibandingkan dengan ukuran velg motor yang membuatnya tidak proporsional maka membuat ban memiliki telapak yang lebih banyak bersentuhan dengan lintasan.
    Ini membuat kecepatan motor lebih berat dan lambat.

  2. Angin Ban Kurang/Lebih

    Jika tekanan angin ban kurang maka membuat ban lebih banyak bersentuhan dengan lintasan, ini mengakibatkan resiko ban cepat aus dan mudah pecah. Ini juga bisa membuat velg jadi bengkok karena menghantam lubang di jalan.
    Kalau tekanan angin ban terlalu banyak maka membuat titik tumpu ban terhadap lintasan atau jalan lebih banyak di tengah. Ini beresiko membuat motor mudah oleng, terlebih pada saat belok.