Mana Yang Lebih Baik? Antara Transmisi Matic Konvensional Dan CVT

Diposting pada

Udah bukan rahasia lagi ya kalo sekarang udah banyak banget mobil yang transmisinya CVT. Apa itu kepanjangan CVT, cvt adalah Continuously Variable Transmission.

Teknologi pada CVT tentu saja sangat berbeda dengan transmisi otomatis secara konvensional yang sudah kita ketahui lebih dulu teknologinya.

Kami akan mencoba menjelaskan tentang perbedaan dari CVT dan transmisi otomatis konvensional terlebih dulu.

Transmisi Otomatis Konvensional

Transmisi ini merupakan direct replacement dari transmisi manual. Dimana perubahan transmisi ini mencapai 8 percepatan.

Kalau pada transmisi otomatis CVT cara kerjanya sama seperti scooter. Transmisi CVT akan memproporsikan RPM yang terbaik sesuai dengan speed yang kita inginkan. Dengan membeli mobil dengan sistem CVT kita disarankan untuk memiliki pengetahuan yang cukup agar saat mengendarai tidak mengalami hambatan yang berarti.

Kita juga diharuskan tidak menginjak gas terlalu dalam, kenapa? Ini disebabkan cara kerjanya sama dengan scooter yang apabila kita pancing RPM mobil maka akan naik terlebih dahulu dibandingkan dengan speed yang kita mau.

Maksudnya apa? Maksdunya yaitu ada jarak antara kita injak gas sampai mobil menghasilkan power.

Dulu CVT hanya diaplikasikan mobil tipe sedan saja, akan tetapi sekarang mobil SUV cukup banyak yang menggunakan transmisi otomatis CVT.

Sebenarnya tujuan asli dari teknologi CVT dan transmisi otomatis konvensional yaitu untuk kenyamanan pengemudi.

Transmisi Otomatis CVT

gambar transmisi cvt terbaru

Banyak pengemudi yang merasa bahwa CVT lebih nyaman untuk berkendara meskipun banyak orang juga yang lebih dulu akrab dengan teknologi transmisi otomatis konvensional yang notabene perpindahan gigi lebih terasa.

Artikel terkait :

  1. Pengertian CVT
  2. Perbedaan AT Torque Converters Dan CVT Pada Transmisi Otomatis Mobil
  3. Penyebab CVT motor matic bunyi

Kesimpulan

Kami rasa tidak ada yang pasti mana yang lebih baik antara transmisi otomatis konvensional dan CVT.

Ini kembali lagi pada preferensi si pengemudi itu sendiri lebih suka yang mana. Untuk transmisi otomatis konvensional sudah banyak yang mengupdate teknologinya dimana semakin banyak gigi maka akan semakin sedikit RPM turun di setiap perpindahan gigi.

Dari sisi general balik lagi ke pilihan masing-masing sedangkan kalau dari segi service atau perawatan maka kedua transmisi ini tetap harus diperhatikan dan diservis secara berkala.

Agar mobil tetap awet dan nilai ekonomisnya dapat bertambah.